Efek Kejadian Di SMPN 10, Seluruh Kepala Sekolah Terancam Dimutasi

176 views

Share :

Mutasi

MUKOMUKO, MMUNOL.COM – Paska konflik internal yang terjadi di SMPN 10 Desa Agung Jaya Kecamatan Air Manjunto di mana murid dan guru meminta kepala sekolah yang menjabat dinonaktifkan dari tugas, dipastikan dalam waktu dekat gerbong mutasi seluruh kepala SMPN di Mukomuko akan berputar, hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Wawan Santoni, S.Hut, M.Si pada Senin, 07/08/2023.

Pasca kejadian aksi demo siswa SMPN 10 Mukomuko dan mogok kerja guru yang menuntut pergantian kepala sekolah (Kepsek). Dalam waktu dekat ini kinerja seluruh kepala SMPN akan dievaluasi, “Evaluasi ini petunjuk langsung dari Kepala daerah, agar hal serupa tidak terjadi lagi sehingga Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dapat berjalan normal setiap harinya. ” katanya.


Wawan menambahkan, selain mutasi jabatan ini untuk evaluasi kinerja Kepsek, hal ini berguna untuk penyegaran dan promosi bagi yang memiliki prestasi. Yang menentukan berapa jumlah kepala sekolah yang bakal dimutasi, tergantung dari hasil evaluasi dinas teknis, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko.

“Dalam mutasi kali ini tidak menutup kemungkinan guru-guru yang sebelumnya bukan Kepsek akan menjabat Kepsek jika memenuhi syarat. Begitu juga sebaliknya Kepsek yang dinilai tidak mampu memimpin akan kita geser menjadi guru biasa. ” terangnya.

Sementara itu Kepala Disdikbud Mukomuko Epi Mardiani S.Pd membenarkan saat ini seluruh kinerja Kepsek SMPN tengah dievaluasi, guna persiapan melakukan mutasi besar-besaran. Hal ini buntut dari kejadian beberapa waktu yang lalu di SMPN 10 Air Manjunto, karena apa yang terjadi di sekolah tersebut tidak mencerminkan bahwasanya sekolah tersebut dalam keadaa baik-baik saja. Maka dari itu ditakutkan kejadian serupa juga bakal terjadi di sekolah lainnya jika tidak segera di lakukan evaluasi kinerja.

“Meskipun mereka konflik internal awalnya, akhirnya setelah diketahui publik juga mencoreng nama daerah. Untuk itu upaya penyelesaian konkrit saat ini harus diambil, seluruh kepala sekolah kami evaluasi. Mana yang dirasa belum mampu akan kita ganti. ‘ katanya.

Lanjutnya, sampai saat ini untuk SMPN 10 masih dijabat kepala sekolah yang sebelumnya diusulkan diganti oleh guru dan muridnya. Hal ini sembari proses evaluasi rampung, yang pastinya siapa saja bisa dimutasi, atau di nonaktifkan dari kepala sekolah jika tidak mampu memimpin. (rjh)

Posted in

Berita Lainnya

Berita Terbaru

webad_pasang-iklan

Video

Video

Terbaru
Populer

This is tab content. Click to edit this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Teknologi

Visitor

  • 0
  • 0
  • 51,649
  • 17,347