Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2023, Asisten II Setdakab Mewakili Bupati Mukomuko Ikuti Secara Virtual

347 views

Share :

RAKOR INFLASI

MUKOMUKO, MMUNOL.COM – Asisten II Setdakab Mukomuko, Drs H Bustari Maler M.Hum  bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung Media Center Kominfo Kabupaten Mukomuko, Senin (9/1/2023).

Asisten II Pemkab Mukomuko, Drs H Bustari Maler M.Hum  yang didampingi, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Disperindagkop-UKM, Kepala BKD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bappelitbang kabupaten Mukomuko, Kepala Dinas PUPR serta Kadin Mukomuko.

Adapun tujuan Rakor ini untuk membahas langkah kongkret pengendalian inflasi didaerah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI.

Melalui Ruang Sasana Bhakti Praja di Kementerian Dalam Negeri, Kemendagri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D memimpin langsung Rakor ini diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual.

Dalam sambutannya, Mendagri mengatakan inflasi merupakan salah satu isu global dan menjadi perhatian seluruh dunia.

Seperti Kita ketahui bersama, banyak negara yang sudah mengalami inflasi yang cukup tinggi. Indonesia sendiri saat ini pada posisi yakni 5,51% dari tahun ke tahun, sementara itu Inflasi dari bulan ke bulan mencapai 0,66% per- Desember 2022. Maka dari itu kita semua harus bergerak bersama untuk mengendalikan inflasi tersebut.

“Kalau semua daerah bisa mengendalikan inflasi daerah masing-masing maka secara nasional nanti akan jauh lebih mudah untuk mengendalikan inflasi tersebut, inilah tujuan kita Rapat hari ini,” ucap Tito.

Usai Mengikuti Rakor tersebut, Drs H Bustari Maler M.Hum  mengatakan Pemerintah Kabupaten Mukomuko akan mengikuti arahan yang telah disampaikan Mendagri pada Rakor tersebut, sehingga Pemerintah Kabupaten Mukomuko dapat mengatasi inflasi di Daerah.

Bustari juga mengatakan bahwa menjelang perayaaan bulan suci ramadan dan hari raya idul fitri  di tahun  2023 mendatang, monitoring terhadap inflasi dan langkah-langkah pengendalian inflasi perlu untuk dilakukan

“Tingginya permintaan barang dan jasa untuk berpotensi menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa. Melihat situasi tersebut, perlu pemantauan inflasi secara intensif baik di tingkat kabupaten maupun pemerintah pusat,” ujar Bustari.

Berdasarkan hasil Indeks Pantauan Harga (IPH), beberapa komoditas lain seperti cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras di beberapa Kabupaten/Kota mengalami tren kenaikan harga.

Selain itu BUstari juga berpesan kepada dinas terkait untuk terus menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, kestabilan harga pangan dan ketersediaan bahan pangan, agar inflasi di Kabupaten Mukomuko dapat diatasi, ” bila ditemukan adanya hambatan dalam hal tersebut, kita harus mengambil langkah untuk menjaga hal yang tidak diinginkan,” ungkap Bustari.

Bustari, mengungkapkan rakor yang dilaksanakan saat ini merupakan rakor minggu pertama pada awal 2023 yaitu membahas tentang evaluasi, upaya dan hasil yang telah dicapai dengan keberadaan tim pengendalian inflasi nasional dan daerah.

“Ini sebagai bagian dari upaya pemerintah seiring dengan dinamika ekonomi global akan adanya prediksi resesi dunia tahun 2023,” imbuh Bustari.

Dikatakannya, Kabupaten Mukomuko masuk kedalam inflasi yang tidak melebihi target-target nasional atau masih dalam inflasi normal, ” kita tahu Bengkulu  inflasinya masih tinggi, karena Kabupaten Mukomuko juga bagian dari Bengkulu, kami memberikan support terkait data setiap minggunya dari transaksi perdagangan khususnya bahan-bahan pokok kebutuhan pangan dan pertanian sebagai salah satu penyumbang inflasi secara nasional,” tutupnya. (maj)

Berita Lainnya

Berita Terbaru

webad_pasang-iklan

Video

Video

Terbaru
Populer

This is tab content. Click to edit this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Teknologi

Visitor

  • 0
  • 0
  • 51,649
  • 17,347